KESEHATAN
THALASAEMIA (Kangker Darah)
A. Jenis
Thalasaemia adalah suatu kelainan darah yang terdapat di banyak Negara didunia, khususnya pada orang-orang yang berasal dari Laut Tengah, Timur Tengah atau Asia. Kelainan darah ini jarang ditemukan pada orang-orang yang berasal dari Eropa Utara. Penyakit thalasaemia dibagi dua jenis yaitu :
1. Thalasaemia trait/pembawa sifat thalasaemia
Adalah orang-orang yang sehat tetapi dapat menimbulkan thalasaemia mayor kepada anak-anak mereka bila pasangannya juga pembawa thalasaemia, menurut perkiraan di Indonesia ditemukan tidak kurang dari 200.000 orang jenis ini. Mereka disebut juga sebagai pembawa thalasaemia yang sehat/ Thalasaemia Minor.
2. Thalasaemia Mayor
Adalah suatu penyakit darah yang berat yang diderita sejak lahir. Anak-anak yang memiliki Thalasaemia Mayor tidak dapat membentuk haemoglobin (Hb) yang cukup dalam darah mereka. Mereka memerlukan tranfusi darah seumur hidup. Bahwa setiap tahun setidaknya 100.000 anak yang lahir di dunia dengan Thalasaemia Mayor, dan di Indonesia tidak kurang dari 3000 anak lahir dengan penyakit tersebut.
Thalasaemia Mayor hingga saat ini belum dapat disembuhkan, dan cara pengobatannya hanay satu-satunya dengan tranfusi darah secara teratur, biasanya sekali dalam empat minggu. Pada umumnya anak-anak yang menjalankan tranfusi ini timbul secara normal. Untuk dinegara maju terdapat pengobatan dengan cara lain, yaitu melakukan cangkok sumsum tulang. Dengan cara ini maka jaringan sumsum tulang penderita diganti dengan jaringan sumsum tulang donor dari saudara kandungnya atau orang tuanya, untuk kecocokan
B. Cara Pencegahan Terjadinya Thalasaemia
Bila anda atau tetangga anda dengan Thalasaemia trait (pembawa sifat), maka terdapat dua kemungkinan yaitu :
a. Jika pasangan anda memiliki darah normal, maka secara teori tidak mungkin anak-anak anda akan memperoleh Thalasaemia Mayor, walaupun mereka dapat menderita Thalasaemia trait.
b. Jika anda dan pasangan anda memiliki Thalasaemia trait (pembawa sifat) maka dalam setiap kehamilan terdapat kemungkinan satu dibanding empat, bahwa anak anda akan menderita Thalasaemia Mayor
Untuk pencegahanya terdapat beberapa cara :
1. Melakukan tes darah sebelum nikah, bila terdapat pembawa sifat keturunan maka untuk dipertimbangkan matang-matang agar anak yang lahir tidak menjadi penderita Thalasaemia
2. Melakukan tes darah pada dokter guna mengetahui secara dini apakah bayi yang dikandung menderita Thalasaemia Mayor atau tidak
1 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
ASNAWI MUKTI | Maret 17, 2009 pada 5:41 pm
Gus, aku tek takon.., angger nang mbandung bocah wadon apa disepiti.., aku jan-jane ya pengin nyepiti dadi mengko mbarang nggawe.., menurut kesehatan kepriwe Um Ronin.