“Gempa Bumi…Lindu”
Maret 31, 2010 at 10:15 pm putrabanyumas Tinggalkan Komentar
Sedulur Kali ini saya akan mencoba membahas tentang gempa bumi..,atau bahasa jawanya lindu……,dalam Al-Qur’an peristiwa gempa bumi dapat kita lihat di surat Al-Zalzalah , sampun sami maos sedulur, tentune sampun….Ya sesuai ilmu yang sedang saya geluti sedikit berbagi sesama sedulur Bani Ma’soem.Tapi bagi yang sudah pernah baca tentang “LINDU” biar tambah Ngejreng lagi pikirane.
Apa itu Gempa Bumi ?
Gempa bumi adalah pergeseran tiba-tiba dari lapisan tanah di bawah permukaan bumi. Ketika pergeseran ini terjadi,timbul gerakan yang disebut dengan gelombang seismik. Gelombang ini menjalar ke segala arah menjauhi pusat gempa, dan beberapa ada yang sampai ke permukaan bumi dan dirasakan oleh manusia. Getaran yang sampai kepermukaan bumi ini bisa bersifat merusak dan sangat tergantung dengan kekuatan sumber gempa bumi, kedalamannya dari permukaan tanah dan mutu bangunan yang dilewati oleh gelombang seismik ini.
Mengapa Terjadi Gempa Bumi?
Bumi yang kita pijak merupakan suatu lapisan terluar dari bumi yang disebut dengan kerak bumi. Kerak bumi ini bersifat keras, getas, dan mudah patah dan terapung di atas batuan yang realtif tidak kaku yang sering disebut dengan mantel. Kerak bumi ini terpecah-pecah yang disebut dengan lempeng. Lempeng-lempeng ini saling bergerak, ada yang saling menjauhi, ada yang bergerak saling mendekat sehingga bisa terjadi tumbukan antar lempeng. Umumnya pergerakan lempeng ini sangat lambat hanya beberapa centimeter dalam waktu satu tahun. Akan tetapi jika pergerakan ini macet dan saling mengunci sehingga terjadi pengumpulan energi yang berlangsung secara terus menerus sampai suatu saat batuan ini tidak mampu menahan dorongan ini, maka akan terjadi pelepasan energi secara tiba-tiba yang kita sebut gempa bumi.
Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dibagi menjadi 4 :
1. Aktivitas / Letusan Gunung Berapi (Gempa Vulkanik)
2. Gempa Runtuhan
3. Gempa Buatan
4. Gempa Tektonik
Energi gempa bumi sering disebut Magnitudo (Skala Richter). Skala Richter dikemukakan oleh Charles Richter sekitar tahun 1930. Awalnya skala richter digunakan untuk mengukur gempa-gempa yang terjadi di daerah Kalifornia Selatan saja. Namun dalam perkembangannya skala ini banyak diadopsi untuk gempa-gempa yang terjadi di tempat lainnya. Berdasarkan Skala Richter, besarnya gempa dibagi menjadi :
1. 6,4-7,4 Skala Richter : Besar
4. > 7,4 Skala Richter : Sangat Besar
Sedulur….,mungkin itu dulu sedikit penjelasan tentang gempa bumi…,semoga dapat menambah wawasan dan ilmu,khususnya bagi warga Bani Ma’soem. Lain kali disambung dengan topik yang lain yang llagi hangat dan terkini..Wassalam
Thonas Indra Bin Sartono
Entry filed under: INFO TERKINI, Pemikiran. Tags: .










Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed