Maulid Nabi Muhammad SAW
Maret 9, 2009 at 10:18 pm Ronin Hidayat M.Kes 9 komentar
Sedulur Bani Ma’soem niki hasil catatan Pengurus saat acara Silaturrahim di rumah Pak Nurfuadi Kalibogor 8-3-2009, tentang Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Sesepuh Bani Bani Ma’soem,
namun sebelumnya mohon maaf karena belum bisa menyertakan huruf Arab
A. Keistimewaan
Keistimewaan Nabi Muhammad SAW adalah beliau sebagai nabi/ rasul yang bersifat ”Universal” atau ”Rahmatin Lil ’alamin”. Sedangkan nabi/rasul yang lainnya adalah bersifat tidak universal (tidak menyuluruh untuk setiap bangsa/manusia). Sifat ke universalan Nabi Muhammad SAW adalah telah difirmankan oleh Allah SWT, yang antara lain :
1. Al Qur’an Surat Al-Anbiya ayat 107 , yang artinya, ”Dan tiada Kami utus Engkau (Ya Muhammad)melainkan untuk jadi rahmat bagi seluruh alam” (QS;Al-Anbiya;107)
2. Al Qur’an Surat Al-A’Raf ayat;158 :
yang artinya, ”Katakanlah (hai Muhammad); Hai manusia sesungguhnya Aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi, tiada Tuhan selain Dia, yang menghidupkan dan mematikan...” (QS; Al-A’Raf:158)
3. Nabi Muhammad SAW sendiri secara jelas, tegas pernah menerangkan :
yaitu ”Adalah nabi (sebelumku) diutus khusus untuk kaumnya, namun aku diutus (oleh Allah) untuk segenap manusia” (HR;Syeikh Abd. Hamid Al-Khatib)
Untuk nabi/rasul yang ”Non Universal”, misalnya, Nabi/Rasul Musa AS, Dia diutus khusus kepada Bani Israil dengan tugas utama membebaskan mereka dari cengkraman perbudakan raja Fir’aun di Mesir. Demikian pula Nabi/Rasul Isa As, juga diutus kepada Bani Israil, Nabi Hud diutus kepada kaum ’Ad, Nabi Shalih khusus kepada kaum Tsamud dan Nabi Su’aib kepada kaum Madyan.
Sifat ketidakuniversalan nabi/rasul telah diterangkan sendiri oleh Isa As.pada masanya dulu dimana Ia pernah menyampaikan berita gembira kepada umatnya :
”Dan ingatlah ketika Isa putra Maryam berkata ; Hai Bani Israil, sesungguhnya Aku adalah utusan Allah kepadamu….(QS; Ash Shaf ;6), disamping itu juga Ia membenarkan (kitab yang turun) sebelumnya yaitu kitab Taurat, dan menyampaikan berita gembira dengan akan (datangnya) seorang rasul yang datang sesudahnya, yang bernama ”Ahmad”
yang dimaksud dengan nama ”Ahmad” dalam ayat ke-6 Ash Sahaf , tidak lain adalah nama Muhammad , nabi kita; karena didalam sebuah hadits riwayat imam Al’Bukhori, Nabi Muhammad sendiri telah menerangkan beberapa nama beliau yaitu :
Bagi Saya mempunyai 5 nama : Saya Muhammad dan Ahmad ……., Saya bernama Al-Mahi yang dengan (lewat) Saya, Allah menghapuskan kekufuran, Saya bernama Al-Hasyir, dimana manusia akan dibangkitkan menurut telapak kaki saya, dan Saya bernama Al-’Aqib (Nabi Penutup), (HR,Al-Bukhori).
Diantara kelima nama-nama tersebut yang paling masyhur dalam kalangan masyarakat Islam adalah Muhammad , juga didalam kalimah syahadat :
Entry filed under: Ceramah Islam. Tags: .
9 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed










1.
sanjisan | Maret 9, 2009 pada 11:51 pm
Download Kitab Tafsir Al-Qur’an dan kitab2 Hadits:
http://annaufal.co.cc
Semoga bermanfaat.
2.
abahkhamy | Maret 9, 2009 pada 11:51 pm
ketika Muhammad saw diturunkan Allah pada ummatnya sebagai rahmatan lil alamiin untuk dijadikan uswatun hasanah, bagaimana dengan mereka yang ‘mengaku’ sebagai ummatnya, sudahkah meneladani Beliau dalam pola pikir dan pola tindaknya? mengapa malah ‘nampak’ centang perenang? peringatan maulid bukan hanya sekedar peristiwa sejarah, jadikan sebagai moment untuk merebut kembali kejayaan Islam seperti yang pernah dilakukan Shalahudin al- ayyubi. mohon maaf.
3.
Ronin | Maret 13, 2009 pada 7:05 am
Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Bani Ma’soem, Untuk abahkhami dan Sanjisan saya acungkan jempol mau berkommentar atas blog ini.
4.
ulin | Maret 14, 2009 pada 8:39 pm
um,,,http://banimaksoem.wordpress.com bisa juga di buka di http://bani maksoem.co.cc
biar lebih keren gitu,,,,heeee
5.
ulin | Maret 14, 2009 pada 8:52 pm
um,,,http://banimaksoem.wordpress.com bisa juga di buka di http://banimaksoem.co.cc
biar lebih keren gitu,,,,heeee
6.
hilal | Maret 18, 2009 pada 8:29 pm
Asslmkm wr wb
hmm…. Afwan
dari ayat Alquran diatas dan Hadist diatas
jika benar maulid nabi untuk mengenang jasa beliau knapa Allah tidak pernah memerintahkannya???
khan aneh orang muslim ga boleh merayakan ultahnya tapi merayakan ultah nabinya???
saya adalah seorang mualaf yang merasa aneh dengan perayaan maulid nabi yang sama dengan perayaan natal umat nasrani, karena sejarah kedua nya sama2 ga jelas….
jujur saya tidak berani untuk memperingati hari maulid nabi karena jika saya di serang pertanyaan oleh Pendeta2 tentang sejarah maulid nabi bisa2 mabok jawabnya.. knapa??? karena ga jelas sejarahnya, sama seperti saya mempertanyakan Hari natal mereka ( hari kelahiran yesus ), jika mereka minta bukti dalilnya Alquran dan Sunnah ga ada, saya adalah seorang mualaf tetapi dikalangan temen2 saya yang non muslimnya banyak dan banyak dari mereka pendeta yang belajar islam… jadi cukup bagi saya Alquran dan Assunah
dari Rasullulah bersabda ” kalian pasti akan mengikuti orang-orang sebelum kalian selangkah demi selangkah dan sehasta demi sehasta dan apabila mereka masuk kedalam lubang biawak pasti kalian mengikutinya. lalu sahabat bertanya ” apakah orang yahudi dan nasrani ” Rasulullah berkata ” siapa lagi selain mereka ” — ( HR bukhari, HR muslim )
nama saya hafidz ( nama lama sebelum mualaf jony ) , no hp saya 021-92371740. saya bersedia diajak untuk diskusi… tentang masalah ini.. apakah akidah saya yang salah atau tidak atau kah Tauhid saya yang salah kaprah… karena saya ingin sekali belajar lebih.. tapi sebelumnya saya minta 1 ayat Al-quran yang memerintahkan maulid nabi atau 1 hadist shahih yang mewajibkan kita merayakan maulid nabi…
ironis pertanyaan ini sama pertanyaan saya ke nasrani.. tunjukan 1 ayat dalam alkitab yang berkata yesus berkata ” saya adalah tuhan dan sembahlah saya “
7.
Ronin | Maret 18, 2009 pada 9:00 pm
Selamat Teka Mas Ulin, sering buka ya..dan Bapake diajari mbuka, terus gawe email, daftar karo Om Agus K (admin banigroups). Apa iya tambah keren nek mlebu co.cc ? Ya pesen karo Bapake sering mbuka blog kiye akeh pertanyaan sing aku ya ora mudeng..! Putu-putu bani untuk bergabung Uda, Opan, Wisnu dll. Trim ya atas kunjungane
8.
ASNAWI MUKTI | Maret 23, 2009 pada 4:01 pm
Masya Alloh, Muludan ngaji nang nggone kaji patah, bar ngadeg kon maca puisi, samroh, ee terus nggawa rames utawa penggel. Juandi mesti kon nggawa rokok jatah kaji patah.
9.
Ronin Hidayat, M.Kes | Maret 23, 2009 pada 11:25 pm
Walah…Kang Nawi, Jan esih kemutan angger ana wulan muludan…terus kemutan Juandi, Chalow lan liane angger ana sender moni langsung gipyak nggawa penggel sing isine (ndog ayam amba campur trigu, buntut basur), Juandi siki nang ngendi Kang Nawi..? Wis nduwe anak pira..?